SpiritNTT.Com- Labuan Bajo adalah salah satu wisata Super Prioritas yang sedang dikembangkan di Indonesia yang menyimpan berbagai keindahan alam yang menakjubkan dan salah satunya adalah hewan purba yang mendunia yaitu Komodo atau dalam bahasa latin disebut Varanus komodoensis.
Labuan Bajo terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Kehadiran komodo yang merupakan kadal raksasa di dunia ini pertama kali diliput dalam jurnal ilmiah pada tahun 1912
Penemuan tersebut menjadi awal mula eksistensi Labuan Bajo di mata dunia.
Saat berada di Taman Nasional Komodo kalian bahkan bisa berfoto bersama Komodo.
Selain hewan endemik komodo yang berada di Pulau Rinca dan Pulau Komodo ada juga deretan pulau eksotis, keragaman hayati bawah laut, hingga pantai yang bisa kamu temukan di Labuan Bajo.
Kalian dapat memilih destinasi Bukit Cinta dan Puncak Silvia.
Trekking ke Air Terjun Cunca Wulang bisa jadi pilihan kalian.
Kalian juga bisa mencoba tinggal di kapal pinisi sambil berlayar melihat pulau-pulau yang indah, dan bisa menyelam untuk melihat keindahan bawah laut Labuan Bajo.
Ada juga Pulau Padar yang ikonik dengan pulaunya yang berbentuk perbukitan.
Spot lain yang tidak boleh ketinggalan saat kalian berkunjung ke Labuan Bajo adalah Pink Beach atau yang dikenal sebagai Pantai Merah.
Warna merah di pantai ini berasal dari hewan mikroskopis dan pecahan batu karang berwarna kemerahan di sekitar pesisir pantai.
Bagaimana Soal Transportasi Menuju Labuan Bajo?
Jika kalian ingin mengunjungi Labuan Bajo, ada 3 alternatif transportasi yang bisa digunakan.
1. Jalur Udara
Mengutip IndonesiaTrevel, jika kalian dari Jakarta, dapat menuju Labuan Bajo dengan beberapa maskapai seperti Batik Air dan Citilink.
Jadwal keberangkatan antara pagi dan siang hari.
Waktu tempuh Jakarta menuju Labuan Bajo sekitar empat jam.
Kalian juga bisa melakukan perjalanan ke Labuan Bajo dari Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, atau Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman di Ende.
2. Jalur Darat
Rute perjalanannya dimulai dari Flores, Bajawa, Ruteng, Nancar, Mboera, hingga sampai di Labuan Bajo.
Alternatif lainnya adalah dari Flores, ke Riung, Wera, Ruteng, Nancar, dan Mboera sebelum berakhir di Labuan Bajo. Perjalanan darat ini bisa memakan waktu hingga 12 jam.
Jika ingin alternatif lain, dapat menggunakan bus dari Bali menuju ke Mataram, Lombok.
Dari sana akan melanjutkan perjalanan menuju Bima di Sumbawa dan kemudian akan diteruskan melalui perjalanan menuju ke Sape. Saat tiba di Sape, kalian dapat menaiki kapal feri menuju Labuan Bajo.
3. Jalur Laut
Kalian bisa menaiki kapal Leuser dari PELNI yang berlayar dari Makassar, Sulawesi Selatan atau kapal PELNI KM Binaiya yang berangkat dari Denpasar (Benoa) ke Labuan Bajo.




