Srikandi Ganjar Gelar Aksi Kemanusiaan Bagi Pengungsi Timor Timur di Kupang

Srikandi Ganjar Gelar Aksi Kemanusiaan Bagi Pengungsi Timor Timur di Kupang
Srikandi Ganjar Gelar Aksi Kemanusiaan Bagi Pengungsi Timor Timur di Kupang

SPIRITNTT.COM, KUPANG- Sukarelawan Srikandi Ganjar menggelar aksi kemanusiaan kepada pengungsi Timor Timur yang berada di daerah Tuapukan, Keamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT ).

Koordinator Srikandi Ganjar Provinsi NTT, Raeda Kusrorong (25), menuturkan aksi kemanusiaan itu meliputi pemberian bantuan paket bingkisan, motivasi kepada warga, serta berbagai kegiatan sosial lainnya. Paket sembako tersebut berisi bahan makanan pokok seperti beras hingga telur, serta kebutuhan sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh mereka.

“Srikandi Ganjar wilayah NTT kali ini melakukan aksi kemanusiaan berupa bantuan sembako,” tutur Raeda usai kegiatan, Minggu (25/6/2023).

Raeda mengemukakan pihaknya tidak hanya memberikan bantuan materi, namun juga memberikan motivasi dan semangat kepada warga pengungsi. Melalui kata-kata penuh inspirasi, Raeda mengajak mereka untuk tetap tegar dan berharap pada masa depan yang lebih baik.

“Kami juga memotivasi masyarakat untuk lebih maju kedepannya,” imbuhnya.

Pengungsi Timor Timur telah mengalami tantangan yang mengharukan dan sulit setelah mengungsi akibat situasi yang tak stabil di wilayah mereka.

Namun, kehadiran Srikandi Ganjar NTT yang dalam kegiatan ini berkolaborasi komunitas Army NTT, telah memberikan harapan baru bagi mereka.

“Pengungsi Timor Timur mengungsi di sini penghasilan mereka itu belum seberapa, jadi mereka harus dibantu dari bantuan dan lain-lain,” ucap Raeda.

Acara ini dihadiri para pengungsi Timor Timur yang terlihat terharu dan bersemangat dengan kehadiran Srikandi Ganjar. Mereka menerima bantuan dengan penuh rasa syukur dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Apalagi pas penjelasan tujuan kita, tujuan Srikandi Ganjar itu mereka mendengarkan dengan baik. Mereka juga penasaran sama sosok Pak Ganjar, jadi kita menjelaskan sosok Pak Ganjar sebagai Presiden 2024,” tegas Raeda.

Salah seorang pengungsi, Sujan Ximenes (53) menceritakan pengungsiaanya telah dilakukan sejak 1999, karena wilayah mereka yang tidak stabil. Sujan mengaku senang atas bantuan yang diberikan oleh Srikandi Ganjar, serta berharap bantuan terus diberikan.

Selain itu, Sujan turut mendoakan agar Ganjar menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.

“Semoga Bapak Ganjar bisa menjadi Presiden yang baik untuk kami,” ungkap Sujan. (*)

Tinggalkan Balasan