Mengaku Sengsara Selama di Penjara Nusakambangan, Mantan Pencuri 36 Ekor Kerbau di Sumba Curhat dengan Gubernur Viktor

Umbu Siwa bertemu Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (3/1/2023). Pertemuan itu juga dihadiri PLT. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Johana Lisapali dan Staf Khusus Gubernur NTT. FOTO:Humas Pemprov NTT
Umbu Siwa bertemu Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (3/1/2023). Pertemuan itu juga dihadiri PLT. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Johana Lisapali dan Staf Khusus Gubernur NTT. FOTO:Humas Pemprov NTT

SPIRITNTT.COM, KUPANG – Umbu Siwa Wunu, pria asal Pulau Sumba baru bebas beberapa saat lalu dari Penjara Karang Anyar – Nusakambangan,, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah terkait kasus pencurian 36 ekor kerbau di Desa Malinjak Kabupaten Sumba Barat Daya.

Setelah keluar dari penjara yang ditakuti para pelaku tindak pidana tersebut, Umbu Siwa Wunu bertemu Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Selasa (3/1/2023) di ruang kerja Gubernur NTT.

Umbu Siwa mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur Viktor Laiskodat dan menceritakan semua yang dialaminya saat berada di Nusakambangan.

“Sebelumnya saya ditahan di Polres Sumba Barat, selanjutnya dipindahkan ke Lapas Penfui Kupang, baru akhirnya diterbangkan ke Jakarta dan menuju Karang Anyar – Nusakambangan,” ujar Umbu Siwa memulai kisahnya.

Umbu Siwa cium hidung saat bertemu Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di Ruang Kerja Gubernur NTT, Selasa (3/1/2023). FOTO:Humas Pemprov NTT

Dijelaskan Umbu Siwa, di Nusakambangan inilah dirinya baru merasakan penjara sesungguhnya. Sebab selama 8 bulan pertama dia menjalani hukuman di Lapas Pengasingan.

“Di dalam ruang tahanan penjara tersebut tidak ada cahaya matahari yang masuk. Tempatnya juga lembab. Semua aktivitas dilakukan di ruangan berukuran 4 x 4 meter. Ibaratnya  saya seperti dikubur hidup – hidup,” kisahnya.

Begitu beratnya menjalani kurungan di Nusakambangan tersebut, lanjut Umbu Siwa, saat memasuki bulan kelima dirinya mengalami kelumpuhan.

“Sangat berat menjalani masa di Lapas Pengasingan ini. Tetapi karena niat dan tekad yang kuat untuk berubah , juga saya selalu berdoa kepada Tuhan, maka keajaiban datang. Akhirnya saya bisa berjalan kembali secara normal,” urainya seperti ditulis dalam rilis dari Biro Humas Setda NTT.

Berdasarkan pengalaman pahit dan  berat tersebut, Umbu Siwa meminta saudara-saudaranya yang masih melakukan tindakan pencurian ataupun tindakan kejahatan lainnya , baik itu di Sumba, Kupang maupun di wilayah NTT dan dimana sajan agar berhenti melakukan pencurian atau kejahatan lainnya.

“Lebih baik kita mencari pekerjaan atau dengan usaha apapun membangun ekonomi keluarga. Saya juga terima kasih atas inisiatif Bapak Gubernur yang siap membantu saya untuk program di bidang pertanian dan peternakan, ” ungkap Umbu Siwa

Umbu Siwa berjanji untuk memanfaatkan secara baik bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi NTT dengan cara bekerja keras, jujur. “Tentunya dengan terus mendekatkan diri kepada Tuhan,” ungkapnya.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat pada kesempatan itu mengatakan, setiap manusia tidak luput dari kesalahan, tapi yang terpenting adalah harus menyadari kesalahan dan mau memperbaiki dan membenahi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Umbu Siwa menyalami Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di Ruang Kerja Gubernur NTT, Selasa (3/1/2023). FOTO:Humas Pemprov NTT

“Semua orang pasti punya salah Umbu, tapi kesalahan itu jangan tertulang lagi. Harus menyadari akan kesalahan dan mulai membangun pribadi yang menjaga moral dan adab. Berperilaku sesuai aturan yang berlaku dalam masyarakat. Jadi kesalahan itu tidak boleh terjadi berulang – ulang sampai kita mati,” ujar Gubernur kepada Umbu Siwa.

Gubernur Viktor juga minta agar Umbu Siwa mampu menjadi alat pembawa kabar kepada semua orang bahwa mencuri bukanlah jalan yang harus diambil untuk menafkahi keluarga.

Tetapi lanjut Gubernur Viktor, untuk menafkahi keluarga  harus dilakukan dengan bekerja sungguh – sungguh, kerja jujur, dan juga bekerja dengan penuh semangat.

“Pemerintah siap membantu lewat program – program yang ada bagi masyarakat untuk membangun ekonomi yang lebih baik,” ungkap Gubernur Viktor.

Gubernur Viktor meminta Umbu Siwa harus mulai bertani dan beternak. Pemerintah akan memberikan modal.

“Kerja yang baik dan semangat. Nanti kita bisa bantu melalui Dinas Peternakan dan juga Dinas Pertanian. Asalkan kerja dengan baik dan juga mengajak kelompok masyarakat yang lain,” lanjut Gubernur. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan