Longsoran Kembali Terjadi, Ratusan Kendaraan Antre. Akses Jalan Trans Timor Putus Total

Sebuah truk pembawa kontainer terpental keluar dari bada jalan akibat bencana tanah longsor di ruas jalan Tran Timor di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat (17/2/2023) malam. (ANTARA/HO-BPBD Provinsi NTT)
Sebuah truk pembawa kontainer terpental keluar dari bada jalan akibat bencana tanah longsor di ruas jalan Tran Timor di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat (17/2/2023) malam. (ANTARA/HO-BPBD Provinsi NTT)

 SPIRITNTT.COM, KUPANG – Sebuah bukit di wilayah Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang longsor dan menutupi akses jalan Nasional yang menghubungi daratan Timor.

Akibat longsoran tersebut, akses transportasi di lintasan Timor khususnya dari Kupang menuju Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka hingga menuju Timor Leste lumpuh total.

Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat baik yang datang dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang maupun sebaliknya dari TTS, TTU, Belu, Malaka dan Timor Leste tertahan di lokasi longsor tersebut.

Hingga saat ini petugas dari Balai Pelaksana Jalan Nasional X Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menggusur tanah yang menutup ruas jalan tersebut.

“Betul, ada bencana tanah longsor yang terjadi pada Jumat (17/2) malam yang menyebabkan akses jalan Trans Timor untuk sementara terputus total,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT Ambrosius Kodo ketika dikonfirmasi Antara di Kupang, Sabtu, (18/2/2023).

Ia menjelaskan ruas jalan yang terdampak tanah longsor berada di Desa Noelmina, Kecamatan Takari, yang menghubungkan Kabupaten Kupang dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Akibat kejadian itu, lanjutnya, sebuah truk membawa kontainer yang sedang melintasi ruas jalan itu terhempas keluar badan jalan akibat terbawa material longsor.

Ambrosius mengatakan, upaya penanganan juga langsung dilakukan pasca-kejadian mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan daerah-daerah di Pulau Timor.

Kendaraan berat, kata dia, sudah dikerahkan untuk membantu evakuasi truk maupun membersihkan material longsor.

“Sejak tadi malam BPBD Kabupaten Kupang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Balai Jalan ada di lokasi kejadian untuk koordinasi penanganan,” katanya.

Ambrosius menambahkan hingga Sabtu (18/2) pagi upaya penanganan masih dilakukan karena ruas jalan yang terdampak cukup panjang.

“Sampai pagi ini ruas jalan belum bisa dilewati, sedang diupayakan jalan alternatif,” katanya.

Untuk mempercepat membuka akses ruas jalan tersebut, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional X Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menambah peralatan berat untuk menangani dampak tanah longsor di Kabupaten Kupang tersebut.

“Kami sudah kerahkan kendaraan berat dari Kupang untuk membersihkan material longsor tadi malam, tapi longsoran banyak sehingga kami tambah lagi ekskavator dan loader,” kata Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional X Kupang Agus Juniarto ketika dihubungi di Kupang, Sabtu, (18/2/2023).

Ia menjelaskan peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Jumat (17/2) malam, mengakibatkan ruas jalan Trans Timor di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, terputus total.

Agus mengatakan setelah kejadian, pihaknya langsung berkoordinasi mengerahkan kendaraan peralatan berat berupa ekskavator dari arah Kupang untuk pembersihan material longsor.

“Namun setelah pembersihan longsoran, ruas jalan tertutup lagi karena terjadi longsoran baru dengan volume yang lebih besar,” katanya.

Kondisi tersebut, kata dia, mengakibatkan akses jalan Trans Timor yang menghubungkan Kabupaten Kupang dan kabupaten lain di Pulau Timor masih belum bisa dilewati hingga Sabtu (18/2) pagi.

Agus mengatakan pihaknya sementara berkoordinasi dengan pihak-pihak lain untuk membantu peralatan guna mempercepat pembersihan material longsor sehingga ruas jalan yang merupakan jalur utama di Pulau Timor itu bisa kembali dilintasi kendaraan.

“Kami sementara berkoordinasi dengan Soe dan Kefamenanu untuk membantu peralatan ekskavator dan loader,” katanya. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan