Kehadiran Bupati Korinus Masneno Diyakini Sebagai Pembawa Berkat

“Sang Penyelenggara hidup yang berdaulat berkuasa sepenuhnya atas kita karena hanya Dialah yang tahu waktu dan masa yang tepat untuk memberikan yang terbaik. Dirinya merendah, bahwa ia dipilih rakyat bukan karena hebatnya, tapi karena dipercayakan Sang Pemilik Kehidupan untuk bersama rakyat membangun diri, membangun daerah yang berangsur-angsur dapat maju, mandiri dan sejahtera,”tegas Korinus Masneno.

Oelamasi, SpiritNTT.Com- Pengurus Kaum Bapak Sinode (PKBS) GMIT menyelenggarakan ibadah penyegaran iman dan perayaan Natal di Jemaat Rehobot Rinin, Klasis Amarasi Barat Kabupaten Kupang.

Ibadah ini dihadiri Bupati Kupang, Korinus Masneno didampingi plt. Asisten III Setda Kabupaten Kupang, Novita Foenay, Kabag Prokopim, Martha Ede, Kepala RSKK, Beni Selan, Sabtu 18 Des 2021.

Bertemakan “Carilah Tuhan maka kamu akan hidup”, suasana ibadah yang dihadiri ratusan Jemaat nampak meriah dengan puji-pujian natal, juga pesan natal dari para Pendeta.

Pendeta Yuliana Eni Paulina Pada Bain meyakini bahwa kehadiran Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam perayaan iman saat ini merupakan berkat bagi Jemaat Rehobot Rinin Desa Erbaun.

Dengan jujur, Pendeta berusia muda tersebut mengarakan bahwa meski betapa susahnya sumber air bersih di Rinin Desa Erbaun serta kondisi jalan yang rusak berat dan berbagai kekurangan lainnya, namun mereka tetap bahagia, bersyukur serta berharap kehadiran Bupati Kupang, Korinus Masneno bisa menjadi pelengkap atas kekurangan tersebut.

Bupati Korinus Masneno menyerahkan bantuan kepada para janda dan emeritus (foto/Prokompim Kabupaten Kupang)

Pada kesempatan itu Ketua Pengurus Kaum Bapak Sinode GMIT (PKBS), Odi Pollo mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dalam hal ini kepada Bupati Kupang yang berkenan hadir berbagi kebahagiaan dalam perayaan iman di tempat ini.

Bupati Korinus pada kesempatan itu menegaskan pada Tahun 2022 akan dibangun 1 sumur bor untuk Jemaat Rehobot Ririn Desa Erbaun Kecamatan Amarasi Barat serta pembangunan jalan sudah disurvei sebelumnya 24 km dan pada tahap pertama dikerjakan 9 km sedangkan sisanya direalisasikan pada 2023.

Dia mengatakan pengerjaan jembatan akan dilakukan pada tahun 2023 kurang lebih butuh biaya 500 juta.

Bupati mengatakan pembangunan jembatan belum bisa dilakukan pada 2022 karena penetapan APBD sudah selesai pada 26 November 2021 lalu.

Lanjut, Bupati Korinus berpesan agar seluruh umat di daerah itu terus berjuang, berdoa dan bekerja, niscaya berkat itu ada.

“Sang Penyelenggara hidup yang berdaulat berkuasa sepenuhnya atas kita karena hanya Dialah yang tahu waktu dan masa yang tepat untuk memberikan yang terbaik. Dirinya merendah, bahwa ia dipilih rakyat bukan karena hebatnya, tapi karena dipercayakan Sang Pemilik Kehidupan untuk bersama rakyat membangun diri, membangun daerah yang berangsur-angsur dapat maju, mandiri dan sejahtera,”tegasnya.

Bupati Korinus yang juga sebagai penasehat kaum bapak Sinode GMIT bersama menyerahkan secara simbolis uang sebesar 500.000/org untuk 50 janda emiritus. (sel)

Tinggalkan Balasan