IEPF dan JICA Gandeng Pemkab Mabar Gelar Pelatihan Guru Model

Foto bersama dalam kegiatan pelatihan guru model yang diselenggarakan IEPF bersama JICA bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Mabar.
Foto bersama dalam kegiatan pelatihan guru model yang diselenggarakan IEPF bersama JICA bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Mabar.

SPIRITNTT.COM, LABUAN BAJO – Indonesian Education Promoting Foundation (IEPF) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menggelar pelatihan guru model.


Pelatihan Guru Model Buku Pendidikan Lingkungan dan Lesson Study Menggunakan Buku Digital SDGs di Manggarai Barat itu berlangsung pada Jumat, 13 September 2024.

Pelatihan itu bertujuan untuk menyebarluaskan pendidikan lingkungan di Kabupaten Manggarai Barat melalui lesson study ala Kabupaten Manggarai Barat menggunakan Buku Digital.

Adapun sebelumnya pada bulan Agustus, sebanyak lima guru dari Tim Pengembang Bahan Ajar Digital Kabupaten Manggarai Barat mengikuti pelatihan tentang penerapan Pendidikan Lingkungan dan Lesson Study di Kota Tangerang Selatan.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, Tim Pengembang Bahan Ajar Digital menyebarluaskan hasil yang didapat kepada para guru model Pendidikan Lingkungan di Kabupaten Manggarai Barat melalui kegiatan pelatihan tersebut.

Sebanyak 33 guru model dari 16 Sekolah di Manggarai Barat dibagi ke dalam tiga kelompok, bekerja sama dalam menyusun rencana pembelajaran Pendidikan Lingkungan dan merancang Lesson Study ala-Kabupaten Manggarai Barat.

Selain itu, Pakar Pendidikan dari UIN Jakarta, Dr. Yanti Herlanti, memberikan penguatan materi terkait penyusunan rencana pembelajaran yang mencakup pendekatan “minds on, hands on, and hearts on”.

Sementara itu, Qumillaila dari IEPF mendemonstrasikan cara penggunaan buku digital untuk Pendidikan Lingkungan.

“Dinas Pendidikan Kab. Manggarai Barat mendukung penuh dan meminta Sekolah untuk berkolaborasi aktif dalam implementasi Pendidikan lingkungan melalui lesson study,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Yohanes Hani.

Ketua IEPF, Yasunobu Kuboki, berharap bahwa para guru model di Kabupaten Manggarai Barat dapat memajukan Pendidikan Lingkungan melalui pembelajaran yang mudah dan menyenangkan.

“Kolaborasi antar guru melalui Lesson Study juga merupakan kunci untuk mencapai visi Indonesia Maju pada tahun 2045,” ungkap Kuboki.

Pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat bagi peserta, terutama dalam penyampaian materi kepada siswa dengan perencanaan yang matang menjadi kunci sukses pelaksanaan pembelajaran.

Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, seperti Pendidikan Lingkungan, penggunaan buku digital, dan lesson study (plan, do, see).

Lingkungan diakui sebagai sumber belajar yang efektif. Selain itu, pelatihan ini juga membuka kesempatan untuk membangun jejaring dengan rekan-rekan baru yang peduli pada Pendidikan Lingkungan. (spiritntt.com)

Foto bersama dalam kegiatan pelatihan guru model yang diselenggarakan IEPF bersama JICA bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Mabar.

Tinggalkan Balasan