Gubernur Viktor Laiskodat Bantu Rp. 10 Miliar untuk Rote Ndao

SPIRITNTT.COM/HO-HUMAS PEMPROV NTT POSE BERSAMA -Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pose bersama siswa-siswi dan guru SMA usai menyerahkan bantuan untuk 7 sekolah di Kabupaten Rote Ndao, Kamis (10/8)
SPIRITNTT.COM/HO-HUMAS PEMPROV NTT POSE BERSAMA -Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pose bersama siswa-siswi dan guru SMA usai menyerahkan bantuan untuk 7 sekolah di Kabupaten Rote Ndao, Kamis (10/8)

SPIRITNTT.COM, ROTE – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan bantuan sekitar Rp 10 miliar lebih untuk Kabupaten Rote Ndao.

Bantuan itu diserahkan kepada SMA/SMK se-Kabupaten Rote Ndao yang dilaksanakan di SMA N 1 Lobalain pada Kamis (10/8/2023).

Bantuan tersebut antara lain,  Beras 7,3 ton, bantuan pembangunan dan pengembangan SPAM sebesar  Rp. 1.397.868.800, bantuan sarana produksi tanaman pangan sebesar Rp. 824.500.000, bantuan dana Pendidikan Indonesia Pintar (PIP)  Rp. 655.000.000 dan bantuan dana pendidikan yang bersumber dari DAK  dan  DAU spesifik grand untuk 7 SMA/SMK di Kabupaten Rote Ndao sebesar  Rp. 7.448.355.000.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Viktor menegaskan, kegiatan penyerahan bantuan ini akan sangat membantu meningkatkan dan mendukung pendidikan di Kabupaten Rote Ndao.

“Saya juga sangat senang karena hari ini saya melihat kemajuan dalam tata cara duduk dalam rapat kunjungan kerja dengan Gubernur. Ini luar biasa karena yang duduk paling depan anak-anak saya. Ini menggambarkan cara duduk untuk menyiapkan generasi muda untuk masa depan”, ujar beliau.

Menurut Gubernur Viktor, kalau ada generasi muda ditempatkan di depan saat pemimpinnya bicara itu ada pesan filosofisnya, bahwa kita sedang menyiapkan anak-anak menjadi garda depan bangsa ini.

Selain itu, mengajak seluruh generasi muda yang punya tanggungjawab melanjutkan pembangunan untuk berani tampil di depan. “Secara psikologis, anak yang duduk di depan akan memiliki kebanggaan dan rasa percaya diri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Viktor menyampaikan, ilmu pengetahuan tidak hanya sebatas membaca dan mengingat saja. Namun harus direalisasikan untuk menjadi sebuah output produktif yang dinikmati oleh orang lain.

“Mari kita dorong anak-anak kita untuk belajar bukan hanya teori di kelas namun dapat belajar dari alam sebagai laboratorium alami, dengan potensi yang kita miliki,” tambahnya.

Guru lanjut Viktor, harus desain pendidikan dengan mengajak anak-anak turun ke lapangan dan belajar dari masyarakat. Bagaimana cara budidaya pangan pertanian, hortikultura, beternak sapi, budidaya lobster, budidaya kepiting dan sebagainya.

“Tidak ada murid yang bodoh. Semua siswa itu spesial dan istimewa dengan keunggulan masing-masing. Semua murid akan cerdas kalau mendapatkan kesempatan belajar yang baik. Tentunya juga ada peran guru yang hebat dan profesional serta dukungan keluarga. Anak pintar pasti hasil didikan dari guru yang pintar juga ada peran orang tua,” kata Gubernur Viktor.

SPIRITNTT.COM/HO-HUMAS PEMPROV NTT
SUAP - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sedang menyuap kacang hijau kepada seorang anak balita di  Posyandu Tuabolok, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Kamis (10/8)
SPIRITNTT.COM/HO-HUMAS PEMPROV NTT SUAP – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sedang menyuap kacang hijau kepada seorang anak balita di Posyandu Tuabolok, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Kamis (10/8)

Pada kesempatan itu juga Gubernur Viktor memberi apresiasi kepada Kabupaten Rote Ndao yang memiliki budidaya lobster sehingga mampu menyuply lobster sebagai salah satu menu makanan pada kegiatan makan malam terakhir pada Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN (ASEAN SUMMIT ke-42) di Labuan Bajo bulan Mei lalu.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur VBL yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

Setelah menyerahkan bantuan, Gubernur Viktor melanjutkan peninjauan ke pelayanan kesehatan di Posyandu Tuabolok, Kecamatan Lobalain.

Gubernur Viktor sempat memberikan suapan kacang hijau kepada anak-anak balita di Posyandu Tuabolok.

“Anak-anak harus diberikan asupan gizi yang cukup agar dapat terhindar dari stunting,” ujar Gubernur Viktor. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan