Gubernur NTT Viktor Minta Gereja Harus Bisa Melahirkan Kecerdasan

SPIRITNTT.COM/HO-HUMAS PEMPROV NTT TENUN IKAT - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau hasil produksi berupa tenun ikat wanita GMIT Sesawi Oekamusa di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada Rabu (23/8/2023).
SPIRITNTT.COM/HO-HUMAS PEMPROV NTT TENUN IKAT - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau hasil produksi berupa tenun ikat wanita GMIT Sesawi Oekamusa di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada Rabu (23/8/2023).

SPIRITNTT.COM, SOE – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa gereja sebagai rumah ibadah, juga berfungsi untuk melahirkan kecerdasan.

“Melalui kecerdasan berbagai potensi yang ada bisa kita kelola menjadi sesuatu yang bernilai bagi kita dan sesame,” ujar Gubernur Viktor  ) pada saat  pertemuan bersama presbiter dan Jemaat GMIT Sesawi Oekamusa di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada Rabu (23/8/2023).

Menurut Viktor, perwujudan citra Yesus sebagai pribadi melalui pengetahuan, keberanian dalam mengambil risiko dan kepedulian.

“Ketiga hal ini kiranya mampu menjadi teladan bagi kita untuk membantu sesama sebagai perwujudan surga di dunia ini, sebagaimana yang telah difirmankan dalam kitab Matius 25:31-46.” Ujar Viktor yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 5 September 2023 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut dilakukan dialog dengan masyarakat. Ada sejumlah masyarakat yang menanyakan masalah pertanian di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Menjawab pertanyaan masyarakat terkait pertanian, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lecky F. Koli menjelaskan, Kabupaten TTS mempunyai potensi pertanian yg besar karena didukung kondisi geografis yg baik.

“Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak baik Pemerintah Kabupaten TTS, Gereja dan masyarakat untuk berkerja kolaborasi memanfaatkan dengan baik potensi-potensi yang ada,” ujarnya.

Kerja kolaborasi ini tambahnya, bisa dimulai gereja melalui Kaum Bapak, Wanita GMIT serta para pemuda.  “Mari bersatu padu membangun kemandirian ekonomi,” tambahnya.

Menurutnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT akan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Saya mengimbau agar gereja mampu berkerjasama dengan berbagai stakeholder seperti hotel untuk mendukung pemasaran produk dari baik Wanita GMIT Sesawi maupun jemaat,” ungkapnya

Gubernur VBL kemudian meninjau dan membeli hasil produksi Wanita GMIT Sesawi yang dipasarkan pada rumah pastori yang terletak kawasan yang sama dengan gereja.

Selain itu, dilakukan penyerahan hadiah kuis berupa tabungan kepada dua orang jemaat GMIT Sesawi oleh Bank NTT. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan