Waspada, Pekan ini NTT Dilanda Hujan Sedang Hingga Lebat Akibat Gelombang Rossby Ekuator

Ilustrasi Prakiraan Cuaca NTT yang berpotensi Huyjan disertai petir Jumat 1 Juli dan Sabtu 2 Juli 2022
Ilustrasi Prakiraan Cuaca NTT yang berpotensi Huyjan disertai petir Jumat 1 Juli dan Sabtu 2 Juli 2022

KUPANG, SPIRITNTT- Dalam pekan ini hingga 7 hari ke depan hampir sebagian besar kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dilanda gelombang Rossby Ekuator. Dampaknya akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat

Gelombang Rossby Ekuator yang berdampak turunnya hujan tersebut akan melanda sejumlah kabupaten di Pulau Flores seperti  Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Ende, Flores Timur.

Hujan sedang hingga ringan akibat Gelombang Rossby Ekuator ini juga akan dialami warga di Pulau Timor antara lain, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, dan Malaka, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Lembata, Alor

Tidak hanya itu kabupaten di Pulau Sumba juga akan merasakan dampak dari gelombang Rossby Ekuator ini seperti Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya. Juga Kabupaten Rote Ndao, Sabu Raijua.

“Warga agar mewaspadai gelombang Rossby Ekuator. Sebab, akan berlangsung satu hingga tujuh hari ke depan,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi kepada Kompas.com, Senin (27/6/2022).

Agung menyebut, Ekuatorial Rossby merupakan gelombang atmosfer yang bergerak ke arah barat dan terletak di sepanjang ekuator. Umumnya, fenomena itu akan berlangsung selama tujuh hingga 10 hari.

“Gelombang Rossby Ekuator yang melewati wilayah NTT, menyebabkan terjadinya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT,” kata Agung.

Dia mengatakan, gelombang Rossby Ekuator meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah NTT sehingga memicu terjadinya hujan sedang hingga lebat.

Agung mengimbau warga di daerah-daerah tersebut agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga deras, serta bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, maupun sambaran petir.

Masyarakat yang bermukim di wilayah perbukitan atau terjal diminta lebih meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan dalam waktu yang lama.

Menurut Wikipedia, gelombang Rossby merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi pada lapisan atmosfer yang dapat mengindikasikan adanya potensi berkumpulnya awan hujan dengan skala yang lebih luas.

Nama gelombang ini diambil dari Carl-Gustaf Avrid Rossby, orang yang pertama kali mengidentifikasi dan memahami pergerakan gelombang tersebut.

Biasanya awan hujan ini berkumpul di wilayah yang dilewatinya. Gelombang ini terbentuk ketika udara di kutub bergerak menuju khatulistiwa dan bertemu dengan udara tropis yang bergerak ke arah kutub.

Perbedaan suhu antara hangatnya udara tropis dan dinginnya udara kutub, serta perbedaan jumlah radiasi matahari yang diterima membuat udara panas cenderung bergerak dari lintang rendah ke lintang yang lebih tinggi.

Gelombang ini disebut juga gelombang planet karena pergerakannya yang secara alami memutari permukaan atmosfer Bumi. Gelombang ini juga terjadi karena adanya rotasi bumi.

Ada dua jenis gelombang Rossby yaitu gelombang Rossby samudera yang dapat ditemukan di lautan samudera. Gelombang ini memiliki ukuran yang besar dan bergerak secara horizontal dengan lambat.

Besarnya ombak ini mencapai ratusan kilometer ke arah barat. yang dapat menyebabkan perubahan kondisi iklim di Bumi.

Jika hal ini terjadi dalam waktu bersamaan dengan naiknya permukaan air laut, fenomena King Tides dan dampak dari badai El Nino, gelombang ini dapat menjadi penyebab terjadinya pasang laut dan banjir di pantai pada beberapa wilayah di dunia.

Kedua gelombang Rossby atmosfer. Kondisi geografis bumi menyebabkan terbentuknya gelombang Rossby atmosfer. Di sisi lain, gelombang ini membantu memindahkan udara panas dari daerah tropis ke kutub dan memindahkan udara dingin dari kutub menuju daerah tropis.

Hal ini dapat membantu mengembalikan keseimbangan suhu di atmosfer. Selain itu, gelombang Rossby juga membat arus jet dan sistem tekanan rendah pada permukaan bumi dapat ditemukan. Akan tetapi, pergerakan lambat dari gelombang ini dapat menyebabkan perubahan iklim yang panjang. (tim spiritntt)

Tinggalkan Balasan