Tak Pernah Naik Selama 4 Tahun, Hari Ini Jokowi Umumkan Kenaikan Gaji PNS

SPIRITNTT.COM/HO Presiden Jokowi
SPIRITNTT.COM/HO Presiden Jokowi

SPIRITNTT.COM, JAKARTA – Sejak tahun 2019 lalu hingga tahun 2023 ini, gaji aparat sipil Negara (ASN), TNI-Polri  dan pensiunan tidak menggalami kenaikkan.

Namun, berdasarkan informasi yang beredar, hari ini Presiden Joko Widodo akan mengumumkan kenaikkan gaji ASN saat menyampaikan Rancangan Undang-undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

(RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 akan disampaikan, Rabu (16/8/2023) pagi ini di rapat paripurna DPR RI.

Rapat paripurna kali akan diikuti sekitar 1.000 orang lebih undangan. Selain itu, rapat paripurna ini merupakan dilaksanakan secara terbuka dan tanpa pembatasan.

Sebab, selama tiga tahun sebelumnya rapat paripurna dilakukan secara terbatas karena Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa pihaknya sedang menghitung  secara serius dan detil terkait kenaikkan gaji ASN, TNI, Polri dan pensiunan.

“Bapak Presiden akan menyampaikan RUU APBN 2024 pada tanggal 16 Agustus. Salah satu yang sedang kita hitung secara serius, detail adalah kenaikan gaji ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan,” kata Sri Mulyani saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Jokowi menaikkan gaji rata-rata ASN sekitar lima persen, termasuk bagi personel TNI dan Polri. Pertimbangannya dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan PNS.

Rencana kenaikan gaji PNS ini pertama kali diusulkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas.

Ia berpendapat daripada diberikan tunjangan kinerja (tukin) yang besar dan tidak merata, akan lebih baik bila gaji pokok PNS yang dinaikkan.

“Karena sekarang dipukul rata. Tunjangan kinerja ini menjadi hak, ya kinerjanya begitu-begitu saja. Oleh karena itu, kita mengusulkan ada gaji yang agak dinaikkan, ini sedang dibahas bersama menteri keuangan,” kata Anas sebelumnya.

Besaran gaji PNS terakhir naik pada tahun 2019. Ketika itu, kenaikan gaji ini ditandai dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Gaji Pokok PNS

Gaji PNS Golongan I:

Ia: Rp 1.560.800-2.335.800

Ib: Rp 1.704.500-2.472.900

Ic: Rp 1.776.600-2.577.500

Id: Rp 1.851.800-2.686.500

Gaji PNS Golongan II:

IIa: Rp 2.022.200-3.373.600

IIb: Rp 2.208.400-3.516.300

IIc: Rp 2.301.800-3.665.000

IId: Rp 2.399.200-3.820.000

Gaji PNS Golongan III:

IIIa: Rp 2.579.400-4.236.400

IIIb: Rp 2.688.500-4.415.600

IIIc: Rp 2.802.300-4.602.400

IIId: Rp 2.920.800-4.797.000

Gaji PNS Golongan IV:

IVa: Rp 3.044.300-5.000.000

IVb: Rp 3.173.100-5.211.500

IVc: Rp 3.307.300-5.431.900

IVd: Rp 3.447.200-5.661.700

IVe: Rp 3.593.100-5.901.200

Selain mendapatkan gaji pokok, PNS juga mendapatkan berbagai tunjangan, mulai dari tunjangan kinerja, tunjangan suami/istri, tunjangan anak, tunjangan makan, tunjangan jabatan, dan tunjangan umum. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan