Simulasi Pilpres 2024, Pasangan Ganjar – Prabowo Menang 1 Putaran

Ganjar Pranowo - Prabowo Subianto. Antara
Ganjar Pranowo - Prabowo Subianto. Antara

SPIRITNTT.COM, JAKARTA -Duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto menang satu putaran dalam Pilpres 2024. Hal itu  terungkap dalam hasil survei Charta Politika.

Dalam simulasi capres-cawapres  di survei yang dilaksanakan 8 -16 Desember 2022 tersebut, sebanyak 45,3 persen responden memilih pasangan Ganjar-Prabowo.

Charta Politika memilih sample menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± 2,83 persen  pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei menggunakan 1.220 responden di 34 provinsi di Indonesia melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. 

Responden diberi pertanyaan seandainya pemilihan presiden dan wakil presiden dilaksanakan hari ini, pasangan manakah yang akan dipilih.

“Yang menarik ketika kita coba sandingkan Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto, angkanya mencapai 45,3 persen,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya yang disiarkan di YouTube Charta Politika Indonesia, Kamis (22/12/2022)

“Walaupun diasumsikan di sini Mas Ganjar tidak maju lewat PDI Perjuangan, sementara Mbak Puan maju sendiri kita pasangan dengan Andika Perkasa, Anies Baswedan dengan Ridwan Kamil ada di angka 32,6 persen, tidak tahu/tidak jawab 19,7 persen,” tambah Yunarto.

Dalam survei tersebut juga dilakukan empat simulasi. Dari keempat simulasi tersebut nama Ganjar selalu unggul. Berikut simulasi yang dilakukan :

Simulasi Pertama

1. Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 34,6 persen

2. Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono 30,5 persen

3. Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar 22,7 persen

4. Tidak tahu/tidak jawab 12,2 persen

Simulasi Kedua

1. Ganjar Pranowo-Erick Thohir 33,8 persen

2. Anies Baswedan-Ahmad Heryawan 29,9 persen

3. Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar 22,3 persen

4. Tidak tahu/tidak jawab 14 persen

Simulasi Ketiga

1. Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil 35,3 persen

2. Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono 29,1 persen

3. Prabowo Subianto-Khofifah Indar Parawansa 23,8 persen

4. Tidak tahu/tidak jawab 11,8 persen

Simulasi Keempat

1. Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto 45,3 persen

2. Anies Baswedan-Ridwan Kamil 32,6 persen

3. Puan Maharani-Andika Perkasa 2,4 persen

4. Tidak tahu/tidak jawab 19,7 persen

Dari hasil survei terhadap 3 simulasi tersebut lanjut Yunarto, diprediksi Pemilu akan berlangsung 2 putaran karena tidak memenuhi syarat 50 persen +1.

“Kalau kita lihat dari 3 simulasi ini kecenderungan kemungkinan terjadinya dua putaran sangat besar karena masih jauh sekali angka dari prasyarat untuk memenangkan satu putaran di angka 50 persen + 1,” kata Yunarto.

Namun apabila melihat angka simulasi duet Ganjar dan Prabowo, Yunarto mengatakan angkanya mencapai 45,3 persen sehingga diprediksi Ganjar dan Prabowo akan menang pada 1 putaran.

Jadi tambahnya, secara statistik kalau didistribusikan secara normal bisa dikatakan ada kecenderungan menang satu putaran apabila Ganjar Pranowo bersanding dengan Prabowo Subianto.

“Pembuatan simulasi tersebut berdasarkan situasi politik yang ada,” jelasnya.

“Apakah ini mungkin terjadi? Saya pikir butuh analisis lebih mendalam secara politik terkait dengan berbagai kepentingan partai, masing-masing capres dan tentu saja ego terkait dengan masing-masing partai,” sambungnya. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan