Setelah Laptop, Nono Anak Jenius dari Buraen Tolak Hadiah Mobil dari PT. Astra

Nono berada di salah satu mobil keluaran terbaru dari Astra di Kantor PT Astra. FOTO:DOK Nuryati Seran
Nono berada di salah satu mobil keluaran terbaru dari Astra di Kantor PT Astra. FOTO:DOK Nuryati Seran

SPIRITNTT.COM, KUPANG – Berbagai tawaran menghampiri bocah jenius Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau Nono (7).

Berbagai tawaran hadiah tersebut disampaikan setelah Nono menjuarai kompetisi matematika dan sempoa dunia di ajang International Abacus World Competition 2022.

Dalam ajang yang diikuti 7.000 peserta dari seluruh dunia tersebut, Nono berhasil menjadi juara dunia. Sedangkan utusan dri Qatar menempati urutan kedua dan wakil dari Amerika Serikat menempati urutan ketiga.

Nama Nono pun dikenal seluruh Indonesia. Berbagai televisi Nasional berlomba-lomba mengundang Nono untuk hadir di acara mereka.

Sejumlah hadiah pun ditawarkan kepada siswa. Namun tidak semua hadiah diterima Nono. Seperti yang ditawarkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Ketika bertemu Menteri Nadiem Makarim, siswa kelas 2 SD Inpres Buraen 2 Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditawari laptop.

Namun tak disangka, Nono menolak pemberian tersebut karena dirinya sudah mempunya laptop. “Saya sudah punya. Kasih ke yang lain saja yang membutuhkan,” ujar Nono.

Akhirnya Nono mendapat hadiah berupa beasiswa dari Mendikbut Nadiem Makarim.

Menolak hadiah juga dilakukan Nono dan Ibunya Nuryati Seran berkunjung ke PT. Astra Internasional Tbk.  Ketika disuruh untuk memilih jenis mobil sebagai hadiah, Nono menolaknya.

“Kemarin Nono tolak pemberian oto (mobil) dari Astra untuk Nono,” ungkap Nuryati Seran, Sabtu (28/1/2023) kepada Kompas.com.

Kehadiran Nono di kantor pusat PT. Astra diterima Direktur Astra Gita Tiffani Boer serta Ketua Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Herawati Prasetyo.

Menurut Nuryati, Nono sempat diminta memilih mobil sebagai hadiah. “Tapi Nono tolak dan Nono bilang mau menciptakan kereta api cepat dan pesawat tercepat saja,” ungkap Nuryati.

Karena menolak maka Nono pun diberi bonus oleh Astra menginap di hotel selama tiga hari dan berjalan-jalan keliling Jakarta seperti Monas. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan