Selama 1 Setengah Jam Surya Paloh Bertemu Jokowi. Elite NasDem Bertandang ke Sekber Gerindra-PKB

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara Kongres II Nasdem di JIExpo Kemayoran. FOTO: BPMI Setpres
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara Kongres II Nasdem di JIExpo Kemayoran. FOTO: BPMI Setpres

SPIRITNTT.COM, JAKARTA– Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (26/1) kemarin.

Selama ini hubungan Presiden Jokowi dan Surya Paloh dikabarkan retak gara-gara NasDem yang masih dalam koalisi pemerintah saat ini mengusung Anies Baswedan menjadi Capres 2024.

“Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhir Nasdem memberikan seorang sosok Anies Baswedan,” ujar Ketua Umum NasDem Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Setelah penentuan Anies tersebut, Bahkan ketika menyampaikan sambutan pada puncak perayaan HUT ke-58 Partai Golkar pada Jumat (21/10/2022), secara terbuka Presiden Jokowi mengungkapkan agar menentukan Capres 2024 tidak dilakukan secara sembrono.

Selain itu, pada HUT NasDem Presiden Jokowi tidak hadir. Sementara ulangtahun beberapa partai koalisi lainnya seperti Hanura, Perindo, PBB, Presiden Jokowi selalu hadir.

Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni membenarkan adanya pertemuan Surya Paloh dengan Presiden Jokowi di Istana.

“Iya (Surya Paloh bertemu Jokowi), kemarin sore saya dengar. Mendadak juga, di Istana,” kata Sahroni saat dikonfirmasi, Jumat (27/1/2023).

Sahroni menyebut pertemuan Surya Paloh dan Jokowi positif.  “Feeling saya pasti positif karena sudah dipanggi. Bukti bahwa memang hubungan Pak Surya sama Pak Presiden baik-baik saja,” ujar Sahroni tanpa menjelaskan maksud positif tersebut.

Informasi yang diterima, pertemuan Paloh dan Jokowi berlangsung selama 1 jam setengah yang dimulai sekitar pukul 15.30 Wib.

Koalisi Perubahan Bubar?

Sementara pada hari yang sama sejumlah elite Partai NasDem mendatangi kantor Sekber Koalisi Gerindra dan PKB di Menteng, Jakarta, Kamis (26/13). Kedatangan lite-elite NasDem tersebut dipimpin Waketum Ahmad Ali.

Ali menuturkan, kunjungan NasDem ke sekretariat bersama (sekber) Gerindra dan PKB merupakan bagian dari silaturahmi. Meski demikian, Ali tak menampik jika politik amat dinamis segala kemungkinan bisa terjadi.

“Kalau kunjungan tadi itu kunjungan silaturahmi, membudayakan membangun komunikasi dengan pandangan politik, itu kan menjadi hal yang wajar selama ini. Ya bahwa politik itu dinamis kita juga nggak bisa menutup realitas itu bahwa semua kemungkinan-kemungkinan,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan terkait kunjungan tersebut bisa membubarkan Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai NasDem, PKS dan Demokrat, Ahmad Ali mengatakan koalisi perubahan belum terbentuk.

“Koalisi perubahan itu belom ada, rencana koalisi perubahan yang ada, karena belum ada deklarasi ya kan,” kata Ali saat dihubungi, Kamis (26/1/2023).

Ali menegaskan NasDem masih menjalin komunikasi yang intens dengan PKS dan Demokrat. Ali menilai pembentukan sekber bagus, namun jika koalisi belum terbentuk maka sekber sulit dibentuk.(spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan