Ribuan Kepala Desa Gelar Aksi di Jakarta, Tuntut Jokowi Naikkan Dana Desa 10 Persen

Spanduk berisi tuntutan para kepala desa di GBK, Minggu (19/3). FOTO:CNN Indonesia
Spanduk berisi tuntutan para kepala desa di GBK, Minggu (19/3). FOTO:CNN Indonesia

SPIRITNTT.COM, JAKARTA – Ribuan kepala desa (kades) saat ini sedang menggelar aksi di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Ribuan kepala desa itu tergabung dalam Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) datang ke Jakarta dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional.

Pemerintah diminta para kepala desa untuk menganggarkan hingga Rp300 triliun sebagai dana desa, bila merujuk pada APBN tahun 2023 yang mencapai Rp3.061,2 triliun.

Dengan tuntutan kenaikan tersebut, dana yang bisa diterima di setiap desa bisa mencapai Rp 5-10 miliar per tahun. Menurut laporan BPKB, pada 2020 dana desa yang diberikan mencapai Rp 960,6 juta per desa.

Sementara bila merujuk pada data Kemendesa, pagu Dana Desa 2023 adalah Rp 68 triliun untuk 74.960 desa, yang berarti setiap desa mendapatkan jatah Rp 907,1 juta untuk 2023.

“Kita buktikan bahwa kepala desa, BPD, dan perangkat bersatu memperjuangkan 10 persen Dana Desa,” kata Ketua MPO Apdesi Asri Anas dalam acara Desa Bersatu di Lapangan Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (19/3/2023).

“Mau Rp 5 miliar sampai Rp10 miliar?” tanya Asri kepada para kepala desa yang hadir seperti dikutip CNN Indonesia.

Asri mengatakan para kepala desa juga menuntut penyelenggaraan pilkades tahun ini. Mereka menolak penundaan pilkades menjelang Pemilu 2024.

Ia pun membakar semangat para kepala desa untuk mewujudkan tuntutan itu. Mereka berharap pemerintah mengabulkan tuntutan mereka.

Sebelumnya Ketua Apdesi, Surta Wijaya kepada wartawab  menjelaskan, prediksi akan dihadiri massa sekitar 50-100 ribu.

 “Acara sebenarnya kita mengusulkan Hari Desa. Terus kita minta dana desa (dinaikkan) 10 persen. Kemudian kita minta 7.000 kepala desa jabatannya, harus Pilkades dilaksanakan sebelum Pilpres,” ungkap dia.  (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan