PKS Terbahak dan PKB Buka Pintu. Benarkah Gibran Tidur Saja Bisa Menang Pilgub Jateng?

Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

SPIRITNTT.COM, JAKARTA-Setelah Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyampaikan kesiapannya maju di Pilgub, berbagai reaksi mencuat.  Bahkan sejumlah partai politik secera terbuka memberikan dukungan.

Setelah Partai Golkar yang mendukung  Gibran, kini muncul juga dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Walau demikian, ada juga partai politik yang secara terbuka enggan memberikan dukungan karena sudah memiliki calon sendiri dan siap bertarung dengan Gibran baik di Pilgub Jawa Tengah maupun di DKI Jakarta.

Ketua DPP PKB Daniel Johan yang menyatakan partainya terbuka untuk mendukung putra Presiden Joko Widodo tersebut maju dalam kontestasi pemilihan gubernur.

” PKB sangat terbuka dengan siapapun, termasuk dengan Mas Gibran,” kata Daniel di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat (20/1).

Sementara Sekretaris Jenderal PKS, Aboe Bakar Alhabsy terbahak saat ditanya soal peluang partainya mengusung Gibran Rakabuming yang sudah menyatakan siap jadi calon gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“PKS pasti ada pembicaraannya dan ada pencalonan sendiri,” ucap Aboe sambil terbahak di kantor pusat PKS, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai, Gibran bisa saja diusung PDIP untuk maju sebagai calon gubernur. Namun, hal itu merupakan kewenangan mutlak Ketum PDIP Megawati Soekanoputri.

Dia menilai Gibran bakal menang mudah di Jateng yang disebutnya sebagai ‘kandang banteng’ alias basis massa PDIP.

Menurut Adi, masih ada potensi Gibran kalah jika maju di DKI Jakarta yang menurutnya penuh kejutan.

Dijelaskan, secara statistik, Gibran jauh lebih kuat maju di Jateng ketimbang Jakarta. Selain Gibran memang sudah populer, Jateng juga ‘kandang banteng’.

“Tanpa mendahului kehendak Tuhan, ‘tidur saja’ Gibran bisa menang di Jateng ketimbang di Jakarta yang dipenuhi semak belukar politik yang selalu memberikan kejutan tak terduga, banyak orang kuat kalah,” ucapnya.

Dikatakan, di PDIP semua serba penugasan partai. Sekalipun dari berbagai segi Gibran lebih cocok di Jateng misalnya, tapi kalau ditugaskan maju di Jakarta oleh PDIP, tentu itu menjadi mandat yang tak akan bisa ditolak Gibran.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengatakan pihaknya saat ini sedang fokus mempersiapkan kontestasi pileg dan pilpres 2024. Terutama pileg yang tahapannya akan berlangsung lebih awal.

“Hari-hari ini semua partai akan fokus pada pileg dan pilpres yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024. Bahkan tahapan untuk pileg sudah di depan mata,” kata Pacul mengawali tanggapannya saat dihubungi, Minggu (22/1).

Pacul menekankan proses pendaftaran caleg di sistem informasi pencalonan (Silon) KPU RI akan dimulai April nanti. Sementara, pilkada serentak baru akan dilaksanakan pada akhir 2024.

“Bulan April 2023, daftar caleg akan masuk Silon KPU RI. Ini sudah menguras energi cukup besar. Sementara pilkada serentak baru akan dilaksanakan November 2024. Masih ada rentang waktu yang cukup, sekitar 7-9 bulan untuk mempersiapkan pilkada serentak,” katanya kepada detikcom.

Gibran Rakabuming Raka sebelumnya menyatakan siap jika ditugasi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri maju Pilgub 2024. Namun, Gibran ngaku tak punya ambisi.

“Kalau ada tugas ya harus siap to, tapi bukan berarti saya punya ambisi, nggak. Saya itu nunggu perintah itu lho,” kata Gibran dilansir detikJateng, Jumat (20/1).

Gibran menegaskan kesiapan maju sebagai calon gubernur apabila ada penugasan dari ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Dirinya menegaskan bahwa bukan berarti akan nyalon gubernur alias nyagub. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan