Penyidik Kejati NTT Periksa Istri Mantan Wali Kota Kupang

SPIRITNTT.COM/HO- PEMERIKSAAN - Penyidik Kejati NTT memeriksa Resdiana Ndapamerang, istri Jonas Salean terkait tanah di jalan Veteran Kelurahan Fatululi Kota Kupang pada Rabu (21/2/2024).
SPIRITNTT.COM/HO- PEMERIKSAAN - Penyidik Kejati NTT memeriksa Resdiana Ndapamerang, istri Jonas Salean terkait tanah di jalan Veteran Kelurahan Fatululi Kota Kupang pada Rabu (21/2/2024).

SPIRITNTT.COM, KUPANG – Resdiana Ndapamerang, istri Wali Kota Kupang periode 2012-2017, Jonas Salean diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyidik Kejaksaan Tinggi NTT memeriksa Resdiana untuk menggali berbagai informasi yang diketahuinya tentang asset tanah milik Pemkab Kupang seluas 2.255 meter persegi  yang selama ini disinyalir dikuasai suaminya Jonas Salean.

Pemeriksaan Resdiana ini berlangsung cukup lama pada Rabu (21/2/2023). Penyidik Kejati NTT memeriksa selama tujuh jam.

Kasi Penkum Kejati NTT Raka Putra Dharmana pada  Rabu (21/2/2024) malam mengatakan, “Penyidik melakukan pemeriksaan dari jam 9 sampai jam 4 sore.

Untuk diketahui, Kejati NTT terus melakukan pengusutan aset milik Pemkab Kupang di jalan Veteran Kelurahan Fatululi Kota Kupang. Tanah tersebut selama ini dikuasai Jonas Salean dan disewakan kepada pihak ketiga.

Diduga pengalihan status tanah tersebut dari asset Pemkab Kupang menjadi asset pribadi Jonas Salean terindikasi korupsi dengan dugaan kerugian Negara sebesar Rp 5,9 miliar.

Hingga saat ini sudah dua orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Kejati NTT yaitu mantan Kepala BPN Kota Kupang periode 2013 Petrus Krisin sebagai penerbit sertifikat dan Hartono Fransicus Xaverius sebagai penerima sebidang tanah.

Penyidik Kejari NTT menjerat keduanya menggunakan Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke -1 KUHP.

Tidak itu saja, Penyidik Kejati NTT juga menggenakan Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke -1 KUHP.

SPIRITNTT.COM/HO-
PASANG PLANG-Sejumlah penyidik Kejati NTT memasang plang penyitaan di lokasi tanah di jalan Veteran Kelurahan Fatululi Kota Kupang, Rabu (21/2/2024)
SPIRITNTT.COM/HO- PASANG PLANG-Sejumlah penyidik Kejati NTT memasang plang penyitaan di lokasi tanah di jalan Veteran Kelurahan Fatululi Kota Kupang, Rabu (21/2/2024)

Terkait kasus ini, pada tahun 2021, Jonas Salean pernah ditahan penyidik Kejati NTT. Namun, Ketua DPD Golkar Kota Kupang itu  divonis bebas di Pengadilan Tipikor Kupang.

Rupanya pihak Kejati NTT kembali mengangkat kasus ini dengan melakukan berbagai upaya untuk mencari bukti baru dalam kasus tersebut.

Hal ini ditandai dengan penggeledahan dan klarifikasi ke sejumlah pihak di Kantor Wali Kota Kupang beberapa waktu lalu. Usai penggeledahan tersebut, penyidik Kejati NTT menyita sejumlah bukti.

Penyidik Kejati NTT juga telah memasang plang penyitaan di tanah yang berlokasi di jalan Veteran Kota Kupang tersebut. Juga menyita sejumlah barang bukti berupa sertifikat. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan