Paus Fransiskus Minta Doa untuk Paus Emeritus Benediktus yang Lagi Sakit Parah

Paus Fransiskus saat berjumpa dengan Paus Emeritus Benediktus XVI beberapa waktu lalu. FOTO : spiegel.de
Paus Fransiskus saat berjumpa dengan Paus Emeritus Benediktus XVI beberapa waktu lalu. FOTO : spiegel.de

SPIRITNTT.COM, VATIKAN CITY – Paus Emeritus Benediktus yang saat ini berusia 95 tahun dikabarkan dalam kondisi sakit parah.

Oleh karena itu Paus Fransiskus di akhir audiensi umumnya pada Rabu (28/12/2022) menyampaikan seruan sekaligus meminta doa Paus Emeritus Benediktus tersebut.

“Saya ingin meminta doa khusus dari Anda semua untuk Paus Emeritus Benediktus, yang, dalam keheningan, menopang  gereja. Marilah kita mengingatnya,” ujar Paus Fransiskus.

“Dia sangat sakit, memohon kepada Tuhan untuk menghibur dan mendukungnya dalam kesaksian ini. Cinta untuk Gereja, sampai akhir,” tambahnya.

Tidak ada komentar langsung dari Vatikan tentang kondisi kesehatan Benediktus  dan panggilan telepon ke kediamannya di Vatikan tidak dijawab.

Menurut informasi yang diperoleh Reuters seperti dikutip detik.com, Paus Benediktus tiba-tiba mengalami ‘pemburukan’ kesehatannya dalam beberapa jam terakhir.

Namun Vatikan menambahkan kondisi Benediktus ‘terkendali’ dan berada di bawah pengawasan medis secara terus-menerus.

Fransiskus mengunjungi Benediktus tak lama setelah audiensi umum. Dia juga sering memuji Benediktus dengan mengatakan dirinya seperti memiliki seorang kakek di rumah.

Hingga beberapa minggu lalu, mereka yang pernah melihat Paus Emeritus Benediktus mengatakan tubuhnya sangat ringkih, namun pikirannya masih tajam.

Salah satu foto terbaru Benediktus diketahui diambil pada 1 Desember 2022, saat itu dia bertemu dengan para pemenang hadiah untuk para teolog. Dia duduk dan terlihat sangat lemah.

Paus Benediktus pada tahun 2013 mengundurkan diri. Dia menjadi paus pertama dalam 600 tahun yang mengundurkan diri.

Sejak itu, Paus Emeritus Benediktus tinggal di bekas biara di dalam taman Vatikan. Dia tinggal bersama sekretarisnya, Uskup Agung Georg Ganswein, dan beberapa pembantu serta staf medis lainnya.

Benediktus mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri pada 11 Februari 2013, hal itu mengejutkan pertemuan para kardinal.

Benediktus mengatakan dia tidak lagi memiliki kekuatan fisik dan mental untuk menjalankan gereja. Kemudian, secara resmi mengundurkan diri pada 28 Februari 2013.

Dia lalu pindah sementara ke kediaman musim panas kepausan di selatan Roma.

Benediktus merupakan paus Jerman pertama dalam 1.000 tahun, terpilih pada 19 April 2005 untuk menggantikan Paus Yohanes Paulus II yang memimpin selama 27 tahun.

Setelah mengundurkan diri,  para kardinal dari seluruh dunia datang ke Roma untuk memilih pengganti Paus Benediktus. Fransiskus, paus pertama dari Amerika Latin, terpilih untuk menggantikannya pada 13 Maret 2013 hingga saat ini. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan