Longsoran Takari Tuntas Bulan Juni, Wagub Josef Resmikan Jalan Alternatif

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) saat peresmian jalur alternatif sepanjang 580 meter, Jumat (17/3/2023) di lokasi tanah longsor Takari. FOTO: Humas Setda NTT
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) saat peresmian jalur alternatif sepanjang 580 meter, Jumat (17/3/2023) di lokasi tanah longsor Takari. FOTO: Humas Setda NTT

SPIRITNTT.COM, KUPANG – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT Agustinus Junianto mengatakan, jalur utama trans Timor yang putus akibat  longsor di Takari, Desa Noelmina Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang tepatnya di kilometer 72,3 akan pulih normal sekitar bulan Juni 2023 mendatang.

Agustinus memberikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah provinsi, masyarakat dan berbagai pihak yang telah mendukung penyelesaian jalur alternative.

“Terima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah mendukung kami sehingga pekerjaan di lapangan dapat berjalan lancar,” ujar Agustinus saat peresmian jalur alternatif sepanjang 580 meter, Jumat (17/3/2023) di lokasi tanah longsor Takari.

Jalan alternative itu diresmikan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS)

 Menurut Agustinus,  pihaknya membuka jalur darurat dua hari pasca longsor. Masyarakat, pemerintah kecamatan serta kepolisian sangat membantu untuk memperlancar arus lalu lintas di jalur darurat ini.

“Masyarakat dapat memakai jalur alternatif ini. Kami akan tutup jalur utama di kilometer 72,3 untuk pembersihan longsoran. Kita harapkan bulan Juni nanti, jalur utama ini bisa dilewati lagi oleh kendaraan seperti semula,” kata Agus seperti dtulis dalam rilis dari Biro Humas Setda NTT.

Sementara Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi menegaskan, persemian jalur alternative tersebut hal yang sangat menggembirakan. Sebab, peresmian jalan alternative itu dilakukan sebulan setelah terjadinya longsor.

“Ini semua berkat kerja keras dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, jalan alternatif ini jadi. Terima kasih dan apresiasi  yang tinggi  kepada Balai yang dengan cekatan, tidak sampai satu bulan menyelesaikan jalur alternatif ini,” kata Wagub JNS.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) saat peresmian jalur alternatif sepanjang 580 meter, Jumat (17/3/2023) di lokasi tanah longsor Takari. FOTO: Humas Setda NTT
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) saat peresmian jalur alternatif sepanjang 580 meter, Jumat (17/3/2023) di lokasi tanah longsor Takari. FOTO: Humas Setda NTT

Wagub JNS juga memberikan apresiasi kepada masyarakat serta Paroki Bunda Orang Miskin Noelmina yang telah merelakan lahannya untuk dijadikan jalan alternatif.

“Terima kasih kepada masyarakat dan kepada romo (pastor paroki,red) yang sudah merelakan lahannya untuk jadi jalan alternatif ini. Mudah-mudahan perekonomian dan lalu lintas kita tambah lancar. Saat ini, kita pakai jalan alternatif dulu sementara teman-teman balai menyelesaiakan  jalur utama,” jelas Wagub.

Upacara peresmian jalur alternatif ini didahului pemberkatan jalan alternatif tersebut  oleh Pastor Paroki Bunda Orang Miskin Noelmina, Romo Bento Ninu.

Setelah melakukan peresmian jalur alternatif, Wagub JNS mengunjungi SD Katolik Noelmina dan memberikan motivasi kepada anak-anak SD yang menyambut beliau dengan penuh kegembiraan.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat NTT, Maksi Nenabu, Camat Takari, Hendra Mooy, pejabat dari Polres Kabupaten Kupang, serta jajaran BPJN NTT.(spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan