“Begitu mendapat kabar itu, saya langsung melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan duka cita yang mendalam, mendoakan semoga Pak Frans Lebu Raya dilancarkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di Surga” kata Hasto Kristyanto.
Kupang, SpiritNTT.Com – Sekjend DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristyanto menegaskan mantan Ketua DPD PDIP NTT, Frans Lebu Raya merupakan sosok pejuang partai dimasa sulit ketika mendapat tekanan pemerintahan otoriter Orde Baru.
“Pak Frans sangat loyal pada Bung Karno, Ibu Megawati, dan PDI Perjuangan beliau sangat militan terhadap perjuangan partai PDIP,” ujar Hasto Kristyanto dalam keterangan tertulis yang disampaikan DPD PDIP NTT yang diterima wartawan dari Yunus Takandewa Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT, Minggu.
DPP PDI Perjuangan menyebutkan Frans Lebu Raya mantan Gubernur NTT dua priode itu merupakan sSosok Pejuang Partai.
Sekjend Hasto Kristyanto menyampaikan beberapa pokok penting mengenang Kesetiaan Frans Lebu Raya pada Bung Karno, Ibu Megawati, dan PDI Perjuangan Diteladani oleh Seluruh Kader Partai.
Hasto Kristyanto mengatakan PDI Perjuangan mengucapkan bela sungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya senior Partai dan sekaligus pejuang Partai Frans Lebu Raya, Mantan Gubernur NTT dan Ketua DPD PDI Perjuangan NTT.
“Begitu mendapat kabar itu, saya langsung melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan duka cita yang mendalam, mendoakan semoga Pak Frans Lebu Raya dilancarkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di Surga”
Ibu Megawati Soekarnoputri selanjutnya memberikan arahan agar seluruh anggota dan kader Partai dapat memberikan penghormatan terbaik kepada Alm Frans Lebu Raya.
“Dalam rekam jejak sejarah Partai, Pak Frans sosok yang teguh pada prinsip; pejuang Partai dan dimasa sulit ketika mendapat tekanan pemerintahan otoriter Orde Baru, Pak Frans sangat loyal pada Bung Karno, Ibu Megawati, dan PDI Perjuangan. Seluruh anggota dan kader Partai meneladani perjuangan Beliau dengan memberi penghormatan terakhir sesuai protokol Partai”
Menurutnya, dalam catatan pribadinya, sejak Kongres PDI Perjuangan tahun 2005, 2010, dan 2015, almarhum Frans Lebu Raya selalu dipercaya oleh utusan Kongres sebagai Pimpinan Sidang Sementara Kongres.
“Pak Frans juga yang dihadapan peserta Kongres memimpin upacara pengucapan Janji Jabatan Ketua Umum terpilih secara aklamasi, Ibu Megawati Soekarnoputri”
Semoga keluarga yang ditinggal mendapat ketabahan dan Partai terus mengenang perjuangan Pak Frans Lebu Raya. “Selamat jalan Pak Frans, doa kami doa kami menyertaimu” : tutup Sekjend dalam rilisnya.

Sebagai tokoh dan senior partai berikut beberapa kiprahnya di PDI Perjuangan NTT pada tahun 1994 – 1995 Wakil Ketua DPC PDI Kotamadya Kupang bidang keanggotaan dan kaderisasi, 1995 – 1998 Sekretaris Tim Pelaksana DPD PDI Pro-Mega Provinsi NTT.
Pada tahun 1998 – 2000 Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT dan pada tahun 2000- 2019 melalui Musda yang berlangsung di Ende, Kabupaten Ende terpilih sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan NTT.
Dari berbagai prestasi kepartaiannya telah menorehkan sejumlah prestasi politiknya diantaranya seperti menjadi anggota DPRD Provinsi NTT Periode 1999-2004 dan menjabat Wakil Ketua DPRD NTT serta berhasil menjadi Gubernur NTT Dua periode pada 2008-2003 dan priode 2013-2018.

Sebelum menjadi Gubernur NTT politisi PDIP ini merupakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2003 hingga 2008 yang berpasangan dengan Pieter Alexander Tallo, SH terpilih melalui sidang DPRD Nusa Tenggara Timur pada tahun 2003.
Frans Lebu Raya mantan Ketua DPD PDIP NTT itu Lahir di Wataone, 18 Mei 1960 meninggal dunia di Rumah Sakit Sanglah Bali pada hari Minggu 19 Desmber 2021.
Dalam suasana duka mendalam DPD PDI Perjuangan NTT meminta kepada jajaran Partai bersama seluruh rakyat NTT mendoakan mendiang agar di terima di Sisi Tuhan Maha Kuasa. (sel)




