SPIRITNTT.COM, KUPANG – Bibit siklon tropis 99W terpantau di Laut Cina Selatan. Siklon ini menyebabkan terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Provinsi NusaTenggara Timur (NTT) serta memicu terjadinya hujan lebat hingga angin kencang.
Terkait dengan terdeteksinya keberadaan bibit siklon tropis 99W tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk seluruh wilayah di Indonesia termasuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
Bibit siklon tropis 99W ini diketahui menginduksi terbentuknya Low Level Jet yakni angin permukaan >25 knot di Samudera Hindia sebelah utara Aceh dan di Laut Cina Selatan. Hal inilah yeng menyebabkan hujan deras dan angin kencang di wilayah NTT.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto juga menyebutkan, pusat tekanan rendah (low) terpantau di Samudera Pasifik Timur Filipina dengan tekanan 1008 mb. Pusat tekanan rendah ini membentuk daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di sekitar samudera Pasifik Timur Filipina.
Daerah konvergensi lainnya terpantau di Samudera Hindia Barat Aceh, di Aceh, di Riau, pesisir barat Bengkulu, di perairan selatan Jawa Timur hingga barat daya Lampung, di Bali, di Kalimantan Selatan, di Kalimantan Utara, dari Laut Banda hingga Teluk Tomini, di Sulawesi Utara, di Maluku, dari Papua hingga Papua Barat, dan di Laut Arafuru.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit siklon, low, dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut,” jelas Guswanto seperti dilansir Kompas.com, Minggu (10/7/2022).
Dengan adanya beberapa kondisi tersebut, berikut daftar wilayah waspada cuaca ekstrem berupa hujan intensitas lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat atau petir pada hari ini hingga esok hari.
Minggu, 10 Juli 2022
Aceh, Sumatera Barat, Riau, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Gorontalo dan NTT.
Senin, 11 Juli 2022
Riau, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Papua Barat, dan NTT.
Anda yang berada di sejumlah wilayah tersebut, sebaiknya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, yakni hujan intensitas deras yang dapat disertai angin kencang atau petir.
Selain itu, Anda juga perlu mengantisipasi potensi bencana lanjutan atau bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi akibat cuaca ekstrem tersebut.
Di antaranya seperti banjir, banjir bandang, banjir orb, gelombang laut tinggi, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, angin kencang dan lain sebagainya. (timspiritntt.com)




