Bisnis  

Airport Tax  13 Bandara Termasuk El Tari Kupang Naik, Memicu Naiknya Harga Tiket Pesawat

Ilustrasi tiket pesawat. Harga tiket pesawat makin mahal akibat airport tax naik. Shutterstock/REDPIXEL.PL
Ilustrasi tiket pesawat. Harga tiket pesawat makin mahal akibat airport tax naik. Shutterstock/REDPIXEL.PL

Airport Tax  13 Bandara Termasuk El Tari Kupang Naik, Memicu Naiknya Harga Tiket Pesawat

SPIRITNTT.COM, JAKARTA– Harga tiket pesawat mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Kenaikan tiket pesawat tersebut juga diikuti kenaikkan airport tax di 13 bandara termasuk Bandara El Tari Kupang.

Kenaikan airport tax tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) di 13 bandara termasuk Bandara El Tari Kupang itu sudah disetujui pemerintah.

Kenaikan airport tax di 13 bandara termasuk El Tari Kupang tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan, keamanan dan pelayanan bandara sesuai peraturan perundang-undangan.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, pihaknya memahami beban biaya dari operasi bandar udara yang diselenggarakan oleh operator bandara.

“Penyesuaian tarif jasa kebandarudaraan berupa Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) yang diusulkan operator bandara dapat disetujui dengan kewajiban melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara luas dan efektif,” kata Adita, Sabtu (16/7/2022).

Dengan adanya kenaikan airport tax, harga tiket pesawat dimungkinkan juga akan mengalami kenaikan.

VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Rahadian D Yogisworo menuturkan, tercatat ada 13 bandara yang mengalami kenaikan airport tax.

“Dapat kami sampaikan bahwa penyesuaian tarif PJP2U sudah termasuk PPN 11 persen,” kata Yogi saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (19/7/2022).

Bandara-bandara  yang mengalami kenaikan airport tax antara lain :

1.Tarif PJP2U Domestik Bandara Pattimura Ambon dari Rp 50.000 menjadi Rp 70.000, dan tarif PJP2U Internasional dari Rp Rp 150.000 menjadi Rp 175.000.

2.Tarif PJP2U Domestik Bandara El Tari Kupang dari Rp 40.000 menjadi Rp 70.000, dan tarif PJP2U Internasional dari Rp 150.000 menjadi Rp 175.000.

3.Tarif PJP2U Domestik Bandara Juanda Surabaya dari Rp 101.000 menjadi Rp 119.880.

4.Tarif PJP2U Domestik Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dari Rp 102.000 menjadi Rp 119.880.

5.Tarif PJP2U Domestik Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dari Rp 115.000 menjadi Rp 119.880.

6.Tarif PJP2U Domestik Bandara Adi Soemarmo Surakarta dari Rp 90.000 menjadi Rp 99.000.

7.Tarif PJP2U Domestik Bandara Adisutjipto Yogyakarta dari Rp 50.000 menjadi Rp 69.930.

8.Tarif PJP2U Domestik Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dari Rp 100.000 menjadi Rp 114.330.

9.Tarif PJP2U Domestik Bandara Zainuddin Abdul Majid Lombok dari Rp 60.000 menjadi Rp 106.560, dan tarif PJP2U Internasional dari 200.000 menjadi Rp 250.860.

10.Tarif PJP2U Domestik Bandara Sam Ratulangi Manado dari Rp 60.000 menjadi Rp 102.120, dan tarif PJP2U Internasional dari Rp 150.000 menjadi Rp 202.020.

11.Tarif PJP2U Domestik Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dari Rp 100.000 menjadi Rp 114.330.

12.Tarif PJP2U Domestik Bandara Frans Kaisiepo Biak dari Rp 30.000 menjadi Rp 66.600.

13.Tarif PJP2U Domestik Bandara Sentani jayapura dari Rp 55.000 menjadi Rp 94.350.

Sebelumnya, Yogi menyebut sosialisasi penyesuaian tarif airport tax tersebut dilakukan secara paralel melalui publikasi di website dan media TV display di bandara yang melakukan penyesuaian tarif.

Menurutnya, penyesuaian tarif airport tax ini merupakan refleksi dari upaya peningkatan pelayanan, lantaran Angkasa Pura sudah melaksanakan pengembangan bandara dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan yang sebagian besar diselesaikan saat pandemi. (Kompas.com)

Tinggalkan Balasan