Polemik Jokowi Jalan Bareng Ganjar-Erick di CFD Solo. PDIP Tegaskan, Bicara Pemimpin Tidak di Pinggir Jalan

Momen Erick Thohir-Ganjar Pranowo dampingi Jokowi di CFD Surakarta. Tangkapan layar video. Detik.com)
Momen Erick Thohir-Ganjar Pranowo dampingi Jokowi di CFD Surakarta. Tangkapan layar video. Detik.com)

SPIRITNTT.CON, JAKARTA– Gerak-gerik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tahun politik ini sering dikait-kaitkan dengan calom presiden tahun 2024 mendatang.  Kali ini muncul tafsiran bahwa Jokowo “endorse” atau mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Tohir untuk maju pilpres 2024.

Tafsiran itu muncul karena Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo muncul di tengah agenda Presiden Jokowi  saat car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (7/8/2022). Selain Jokowi dan Ganjar, Menteri BUMN Erick Thohir hadir di acara tersebut.

Jalan santai di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir dinilai PDI Perjuangan (PDIP) bukan untuk meng-endorse Ganjar dan Erick.

Berdasarkan keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Minggu (7/8), Jokowi dan keluarga mulai berjalan kaki di area CFD sekitar pukul 07.30 Wib. Iriana Jokowi dan cucunya Jan Ethes Srinarendra turut rombongan Jokowi bersama Ganjar dan Erick.

Sejumlah masyarakat juga meminta untuk berfoto bersama dengan Jokowi, Iriana, dan Jan Ethes. “Pak Jokowi, boleh foto?” ujar masyarakat yang kemudian dijawab dengan lambaian tangan memanggil oleh Jokowi.

Sampai di kawasan Ngarsopuro, Jokowi dan Ganjar sempat berbincang. Tampak dari raut muka mereka sedang mengobrol serius. Ganjar mengaku hanya kebetulan bertemu dengan Jokowi. Dia mengatakan datang ke CFD untuk berolahraga.

“Ketemu di jalan. Aku lari sampe gembrobyos (berkeringat). Ra mudeng (nggak tahu Pak Jokowi mau ke CFD),” kata Ganjar setelah menemani Jokowi di Ngarsopuro, Minggu (7/8).

Dia mengaku sempat bertanya kepada Jokowi saat pertama kali bertemu di Loji Gandrung. Menurutnya, Jokowi hanya ingin melihat-lihat CFD Solo.

“Ada acara apa pak di Loji gandrung. (Jokowi menjawab) ‘reuni aja, mau lihat-lihat’. Nggak, beliau mau olahraga saja,” ujar dia.

Relawan pendukung Ganjar, Ganjarist, menyebut kedekatan Jokowi dan Ganjar sudah menjadi rahasia umum. Jokowi disebut memiliki hubungan yang dekat dengan Ganjar.

“Kan memang sudah jadi rahasia umum, hubungan Pak Jokowi dengan Pak Ganjar itu sangat dekat,” kata Ketua Ganjarist Eko Kuntadhi saat dihubungi, Minggu (7/8).

Eko menilai kedekatan Jokowi dan Ganjar tak hanya terkait hubungan di pemerintahan. Menurut Eko, Jokowi dan Ganjar memiliki kedekatan secara personal.

“Kedekatan itu bukan hanya hubungan Presiden dan Gubernur. Tetapi Pak Jokowi secara personal dan Mas Ganjar secara personal. Bila berjumpa bahasa tubuh keduanya menggambarkan kehangatan,” ujar Eko.

Tak Bisa di Pinggir Jalan

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan pihaknya bakal memutuskan sosok pemimpin berdasarkan ideologi, rekam jejak, hingga kaderisasi.

“PDI Perjuangan menegaskan bahwa yang dicari dari sosok capres dan cawapres 2024 adalah sosok pemimpin bangsa yang kokoh pada jalan ideologi Pancasila; memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan; lahir melalui proses kaderisasi kepemimpinan partai dan memiliki kemampuan profesional di dalam membawa kemajuan bangsa serta berkomitmen untuk melanjutkan kebijakan pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi,” kata Hasto seperti dikutip Detik.com, , Senin (8/8).

PDIP menilai momen Jokowi jalan sehat bareng Ganjar dan Erick sebagai hal yang bisa. PDIP menilai memutuskan sosok pemimpin tak dilakukan di pinggir jalan.

“Dengan demikian memutuskan tentang pemimpin tidak dilakukan di pingir jalan; tidak juga dilakukan sambil bersenda-gurau. Semua pertimbangan dilakukan dengan matang penuh dengan hikmat kebijaksanaan,” ujar Hasto.

“Karena itulah jalan-jalan sehat yang dilakukan oleh Presiden Jokowi merupakan hal yang biasa, dan tidak terkait dengan kepemimpinan 2024,” imbuhnya.

Pembahasan PDIP soal pemimpin 2024, menurut penjelasan Hasto, dilakukan oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di tempat khusus. Hal itu, kata Hasto, dilakukan Megawati saat mencalonkan Jokowi.

“Pembahasan kepemimpinan 2024 akan dilakukan melalui dialog intens, mendalam, kontemplatif; bahkan tempatnya pun sangat khusus. Hal itulah yang nantinya akan dilakukan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dan hal itulah yang beliau lakukan sebelum mencalonkan Pak Jokowi untuk Pemilu 2014 dan 2019,” ujar Hasto.

Partai NasDem juga ikut merespons mencuatnya  sinyal Presiden Jokowi memberikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk maju Pilpres 2024.

“Namanya tafsir ya sah-sah saja. Apapun bisa ditafsirkan dengan beragam perspektif,” kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Willy tak mempersoalkan jika sinyal ‘endorse’ dari Jokowi ke Ganjar itu benar. Baginya, Ganjar merupakan salah satu jagoan NasDem di Pilpres 2024.

Rakernas NasDem beberapa waktu lalu menghasilkan rekomendasi kepada Ketum Surya Paloh untuk mengusung tiga figur di 2024. Mereka adalah Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Andika Perkasa.

Meskipun begitu, dia menegaskan bukan berarti parpolnya plin plan atas rencana usungan figur yang lebih dari satu itu. Menurutnya, hal itu sesuai dengan kekhasan politik kebangsaan yang dibangun NasDem.

“Tapi ini bukan berarti plin plan. Ini justru sikap yang selaras dengan politik kebangsaan yang dibangun Partai NasDem. Supaya Pilpres 2024 bisa dimoderasi sedemikian rupa sehingga politik yang berisi narasi kebencian bisa dieliminir,” kata Willy. (timspiritntt.com)

Tinggalkan Balasan