Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Capai 41.132 Orang

Korban tewas gempa Turki-Suriah tembus 41 ribu orang. FOTO : IST
Korban tewas gempa Turki-Suriah tembus 41 ribu orang. FOTO : IST

SPIRITNTT.COM, JAKARTA– Korban tewas akibat gempa Turki-Suriah setiap hari terus bertambah. Hingga hari Rabu (15/2/2023) jumlah korban jiwa sudah  mencapai  41.132 orang.

Korban diperkirakan terus bertambah karena banyak yang masih hilang akibat tertimpa puing-puing bangunan.

Bahkan Ketua Penanggulangan Bencana PBB, Martin Griffith memperkirakan korban tewas gempa Turki-Suriah bisa mencapai lebih dari 50 ribu orang.

Bencana ini pun menjadi salah satu gempa bumi paling mematikan di dunia. Gempa Turki-Suriah menduduki peringkat kelima dalam daftar tersebut, melebihi gempa Sri Lanka pada 2004 yang menewaskan 35.399 orang.

Seperti dikutip CNN Indonesia dari Reuters, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan korban meninggal dunia di negaranya kini tembus 35.418 orang.

Sementara korban di Suriah mencapai 5.714 orang. Jumlah itu termasuk korban tewas di wilayah-wilayah yang dikuasai pemberontak.

Dengan demikian, jumlah korban gempa kedua negara menjadi 41.132 orang.

Hingga kini, tim penyelamat baik dari dalam negeri maupun komunitas internasional masih terus melakukan pencarian dan penyelamatan.

Menteri Lingkungan Turki melaporkan setidaknya 24.921 bangunan di selatan dan tenggara Turki roboh maupun rusak parah akibat gempa paling dahsyat dalam 100 tahun terakhir itu.

Gempa di Turki kali ini memang menjadi yang terparah sejak 1939. Kala itu, gempa meluluhlantakkan Erzincan timur dan menewaskan sekitar 33 ribu orang.

Sementara saat ini, korban gempa sudah mencapai lebih dari 35 ribu di Turki.

Anak 10 Tahun Terjebak Sepekan

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun bernama Ayca Ceplin ditemukan dalam kondisi hidup setelah tujuh hari terjebak reruntuhan gempa yang mengguncang Turki dan Suriah pekan lalu.

Dilansir dari CNN, korban ditemukan pada Senin (13/2) waktu setempat. Ayca ditarik dari puing-puing kompleks apartemen Ebrar di Kahramanmaras.

Sementara tim penyelamat menjanjikan susu stroberi dan bagel kepada seorang gadis muda setelah ditarik dari puing-puing di Kota Adiyaman.

Dalam video yang dibagikan Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca di Twitter, penyelamat terlihat menempatkan masker oksigen pada gadis muda bernama Hivay.

Para penyelamat kemudian berjanji untuk memberikan bagel dan susu stroberi kepada anak perempuan itu.

Tim penyelamat telah bekerja tanpa lelah untuk menarik anak-anak dan orang dewasa dari puing-puing satu minggu setelah gempa kuat melanda Turki dan Suriah.

Selain itu, seorang pria diselamatkan di Hatay. Kantor berita pemerintah Anadolu melaporkan korban bernama Huseyin Berber.

Operasi penyelamatan berlangsung di Jalan Mimar Sinan di Antakya. Berber segera dibawa ke rumah sakit setelah berhasil dievakuasi. Penyelamatan Berber mengikuti penemuan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun di Hatay. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan