Kapal Perang Australia Merapat Ke Jakarta ! Ada Apa?

HMAS Canberra off the north Queensland coast with 5 MRH 90 aircraft on deck and her four Landing Craft deployed.

“Kunjungan kapal HMAS Canberra ini merupakan bagian dari agenda Indo-Pacific Endeavour (IPE) 2021 yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama kedua negara,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny William,

Jakarta, Spiritntt.com – Kapal terbesar milik Angkatan Laut Australia HMAS Canberra merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (25/10).

“Kunjungan kapal HMAS Canberra ini merupakan bagian dari agenda Indo-Pacific Endeavour (IPE) 2021 yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama kedua negara,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny William, Senin.

Dubes William mengatakan Indo-Pacific Endeavour 2021 (IPE21) adalah sebuah kegiatan yang dilakukan setiap dua tahun di seluruh Asia Tenggara, dan
dirancang untuk meningkatkan kerja sama Angkatan Laut Australia dengan mitra dekatnya di kawasan, berdasarkan keterangan dari Kedubes Australia di Jakarta, Senin.

Selama kunjungannya ke Jakarta, lanjut dia, HMAS Canberra akan menyelenggarakan lokakarya tentang Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana, Keamanan Maritim, dan Pertukaran Ahli Pokok di pesawat Hercules, yang dioperasikan oleh Indonesia dan Australia.

Indonesia dan Australia berencana menggelar pelatihan kapal perang bersama di Surabaya pada 29 Oktober-3 November mendatang, kata dia.

Sebagai bagian dari IPE21, Australia mengirimkan sebuah mesin desalinasi bertenaga surya ke Nusa Lembongan, Bali, untuk membantu masyarakat Indonesia memecahkan masalah pasokan air dan polusi plastik.

Mesin ini diangkut dari Australia menggunakan kemampuan gabungan Kapal HMA Canberra dan Anzac.

HMAS Canberra adalah sebuah kapal Landing Helicopter Dock (LHD), dan aset Pemulihan Bencana dan Kemanusian yang paling mumpuni di Angkatan Laut Australia dengan berat 27.000 ton dan panjang 230 meter, kapal ini dirancang untuk memberikan bantuan medis dan kemanusiaan selama keadaan darurat regional dengan satu rumah sakit berkapasitas 40 tempat tidur, lengkap dengan dua ruang operasi.

Dek penerbangannya yang mencapai 200 meter, dapat membawa hingga 12 helikopter.

Selain itu dapat mengangkut lebih dari 100 kendaraan dan 7.000 ton kargo dapat disimpan di dalamnya.(*/adi)

Tinggalkan Balasan