Demokrat Tetap Berharap AHY Jadi Wakil Anies Baswedan

Agus Harimurti Yudhoyono. FOTO: DOK DPP Partai Demokrat
Agus Harimurti Yudhoyono. FOTO: DOK DPP Partai Demokrat

SPIRITNTT.COM, JAKARTA – Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengumumkan secara resmi dukungan kepada Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 mendatang.

Dukungan kepada Anies Baswedan dari Partai Demokrat tersebut disampaikan dalam sebuah rilis kepada media.

Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan dukungan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sebuah konferensi pers.

Walau demikian, hingga saat ini belum ada kepastian, siapa yang menjadi Cawapres dari Anies Baswedan tersebut.

Hanya Demokrat mengharapkan ketua umum mereka, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa menjadi wakilnya Anies Baswedan.

Sudah beredar kabar bahwa deklarasi resmi Capres dan Cawapres yang diusung Partai NasDem, Partai Demokrat dan PKS akan disampaikan secara resmi pada akhir Februari 2023 ini.

Guna menyongsong Pemilu 2024 tersebut, Partai Demokrat  telah mempersiapkan dua strategi menyongsong Pemilu 2024 yaitu mulai dari tingkat atas sampai bawah.

“Perjuangan strategi atas ini adalah bagaimana kita meyakinkan masyarakat dengan program-program kita dan telah diganjar beberapa lembaga survei yang rata-rata memposisikan Partai Demokrat di 3 dan 4 besar,” kata Andi Arief dalam keterangan yang diterima, Jumat (17/2/2023).

Andi Arief menyebut strategi itu termasuk langkah koalisi untuk mencalonkan capres dan cawapres di Pemilu 2024. Hal ini ditunjukkan dari solidnya ketiga partai di Koalisi Perubahan untuk mendukung Anies Baswedan.

Ia berharap, pendeklarasian koalisi bisa dilakukan sebelum bulan puasa. Hal ini bertujuan supaya capres yang diusung bisa lebih dikenal oleh masyarakat.

“Agar kampanye ini bisa leluasa dan lebih panjang bisa menjangkau desa-desa karena untuk mempopulerkan dan untuk menaikkan elektabilitas tentu penting waktu yang cukup lama,” ujar Andi Arief.

Sementara itu, strategi tingkat bawah yang disiapkan Demokrat adalah memfokuskan konsolidasi serta penyusunan caleg. Andi Arief mengatakan 85 persen lebih caleg di DPR tengah melakukan tahap pengembalian berkas.

“Pada akhirnya satu tahun ke depan ini kita perjuangan besar, kita akan semakin menyempit wilayahnya. Wilayah menjadi dapil-dapil dari mulai surveinya, kampanyenya, perencanaan suara dan sebagainya dan para kader mulai melakukan pengeroyokan menuju TPS-TPS mendata dan merencanakan suara,” ujar Andi Arief.

Di level nasional, Partai Demokrat masih menunggu pendeklarasian Ketum AHY dengan Anies Baswedan yang saat ini berstatus sebagai bakal capres dari NasDem. Pihaknya berharap AHY mampu menjadi pendamping Anies untuk maju di 2024.

“Sementara di level nasional kita masih menunggu hal yang memudahkan para caleg untuk mendapatkan suara, yaitu apabila ketum kita segera deklarasi dengan Pak Anies Baswedan sehingga ketum kita menjadi figur bagi kita tapi karena tuntutan sejarah yang dikehendaki rakyat adalah Ketum AHY sebagai wakil Anies Baswedan sebagai figur perubahan dan perbaikan,” imbuh dia. (spiritntt.com)

Tinggalkan Balasan